Article

Cegah! Mari Kenali Penyebab Gusi Turun dan Cara Mengatasinya

  • Home
  • -
  • Keluhan Gigi
  • -
  • Cegah! Mari Kenali Penyebab Gusi Turun dan Cara Mengatasinya
Cegah! Mari Kenali Penyebab Gusi Turun dan Cara Mengatasinya

Gusi adalah sebuah jaringan kulit yang lembut, yang berfungsi menutupi tulang mulut dan gigi. Jaringan tersebut membentuk segel yang sangat rapat di sekitar gigi untuk memastikan gigi tetap pada tempatnya dan juga memberikan penghalang terhadap bakteri. Pada kebanyakan kasus, gusi turun adalah salah satu tanda gusi tidak sehat yang sering tidak disadari. Maka untuk memastikan gusi Anda tetap sehat dan kuat, yuk cari tahu apa penyebab gusi turun dan cara mengatasi supaya kondisi itu tidak makin memburuk. 

Apa yang Menyebabkan Gusi Turun? 

Ada beberapa faktor yang dapat memicu gusi turun atau surut, antara lain:

1. Penyakit periodontal

Penyakit ini terjadi karena adanya infeksi bakteri yang menghancurkan jaringan gusi dan tulang pendukung yang menahan gigi. 

2. Faktor genetika

Beberapa orang lebih rentan mengalami penyakit gusi karena faktor genetika. Menurut penelitian, 30 persen populasi di dunia memiliki kecenderungan menderita penyakit gusi, terlepas dari seberapa baik mereka sudah merawat kesehatan gigi mereka. 

3. Menyikat gigi terlalu keras atau kasar

Kebiasaan menyikat gigi yang terlalu keras atau dilakukan secara kasar bisa menyebabkan enamel gigi terkikis dan membuat gusi jadi turun. 

4. Perawatan gigi yang buruk

Perawatan gigi yang buruk dapat membuat plak berubah menjadi kalkulus (karang gigi), zat keras yang menumpuk pada atau di antara sela-sela gigi. Ini juga bisa memicu resesi gusi jika terus dibiarkan. 

5. Perubahan hormon

Fluktuasi kadar hormon pada wanita, yang umumnya terjadi pada masa pubertas, kehamilan, dan menopause, juga bisa membuat gusi menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap resesi gusi.

6. Kebiasaan merokok

Tembakau dapat meninggalkan plak pada gigi. Selain sulit dihilangkan, plak tersebut juga dapat memicu gusi turun. 

7. Kebiasaan menggemeretakkan gigi

Sering tidak disadari, kebiasaan menggemeretakkan gigi dapat memberi terlalu banyak tekanan pada gigi. Akibatnya, kebiasaan itu dapat menyebabkan gusi jadi surut.

8. Struktur gigi yang bengkok atau pola gigitan yang tidak sejajar

Kondisi gigi yang bengkok dan pola gigitan yang tidak sejajar juga bisa menyebabkan resesi gusi. Ketika gigi tidak dapat menyatu secara merata atau sejajar, itu akan menciptakan terlalu banyak tekanan pada gusi dan tulang rahang, yang pada akhirnya bisa menyebabkan gusi jadi menyusut.

9. Tindik yang dilakukan pada area lidah atau bibir

Pemasangan tindik atau piercing pada lidah atau bibir juga berisiko membuat gusi jadi turun. Hal ini karena perhiasan tindik yang dipakai dapat bergesekan dan menyebabkan iritasi pada gusi. Jika terus dibiarkan, itu bisa membuat jaringan gusi menjadi aus dan memicu resesi gusi.

Apakah Gusi yang Turun Bisa Naik Lagi? 

illustrasi gusi tidak sehat

Sayangnya, jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah, tidak. Gusi yang sudah menyusut tidak bisa tumbuh atau naik kembali. Meskipun gusi turun tidak dapat disembuhkan, ada perawatan yang dapat Anda lakukan untuk mencegah itu menjadi lebih parah. 

Bagaimana Cara Mengatasi Gusi Turun?

illustrasi gusi yang sehat

Apabila kasus gusi turun yang dialami tergolong ringan, dokter gigi biasanya hanya membersihkan area tersebut secara mendalam. Dalam istilah medis, perawatan itu disebut tooth scaling dan root planning. Proses ini dilakukan dengan cara membersihkan plak dan karang gigi yang menumpuk pada gigi dan permukaan akar di bawah garis gusi. Area akar yang terbuka juga akan dihaluskan agar bakteri menjadi lebih sulit untuk berkembang biak di sana. Dokter umumnya juga meresepkan antibiotik untuk menghilangkan bakteri berbahaya yang tersisa dalam proses pembersihan tersebut.

Akan tetapi, jika resesi gusi sudah tergolong berat dan tidak dapat diobati dengan pembersihan biasa, prosedur operasi gusi bisa saja dilakukan untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Pada beberapa kasus yang berat, dokter bahkan bisa melakukan prosedur pencangkokan jaringan gusi, yang dilakukan dengan cara mengambil sepotong kecil bagian gusi di langit-langit dan kemudian mengekstraksinya ke area akar yang terbuka. 

Bahaya Jika Gusi Turun Disepelekan

Jika tidak ditangani dengan baik, gusi turun dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut yang serius, seperti misalnya tulang keropos, mobilitas gigi yang terganggu, sering mengalami gigi goyah (goyang) atau bahkan gigi tanggal

Sebelum terlambat, jika tanda-tanda di bawah ini Anda rasakan, segera buat janji temu dengan dokter untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi gusi turun. 

  1. Merasakan ketidaknyamanan atau rasa nyeri di dekat garis gusi 
  2. Gigi Menjadi lebih sensitif terhadap suhu panas, dingin, dan rasa manis
  3. Peningkatan sensitivitas pada gigi ketika sedang menyikat atau membersihkan gigi
  4. Terjadi pembengkakan pada gusi
  5. Warna gusi berubah, yang awalnya merah muda menjadi lebih ke kemerahan
  6. Mengalami masalah bau mulut

Demikian penyebab gusi turun dan cara mengatasi agar tidak menjadi makin parah. Temukan lebih banyak artikel terkait kesehatan gigi dan mulut untuk menambah wawasan tentang cara merawat gigi yang benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *