fbpx
Article

Dokter Gigi Ingatkan 6 Bahaya Minuman Soda untuk Gigi!

  • Home
  • -
  • Seputar Gigi
  • -
  • Dokter Gigi Ingatkan 6 Bahaya Minuman Soda untuk Gigi!
Dokter Gigi Ingatkan 6 Bahaya Minuman Soda untuk Gigi!

Minuman soda adalah salah satu minuman paling populer di seluruh dunia. Manis dan segar, minuman soda sangat cocok dikonsumsi saat cuaca panas atau setelah beraktivitas. Akan tetapi, konsumsi minuman soda secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya masalah kesehatan pada gigi dan mulut. Setidaknya, ada 6 bahaya minuman soda untuk gigi yang harus diwaspadai.

1. Bikin Gigi Jadi Terkikis

Enamel adalah lapisan terluar dari gigi. Lapisan ini merupakan jaringan keras dan merupakan salah satu substansi paling keras pada tubuh manusia. Fungsi dari lapisan enamel gigi adalah melindungi jaringan gigi yang lebih rentan dan sensitif. Lapisan inilah yang bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Ketika mengonsumsi minuman bersoda, lapisan enamel akan bersentuhan langsung dengan kandungan asam dan gula pada minuman tersebut. Sifat korosif asam yang bersenyawa dengan enamel gigi inilah yang kadang membuat gigi dan mulut terasa kesat setelah mengonsumsi minuman soda.

Jika dibiarkan terlalu lama, suasana asam dalam mulut dapat menyebabkan lapisan enamel terkikis. Pengikisan enamel gigi akan membuat gigi menjadi lebih sensitif dan terasa ngilu saat makan atau minum akibatnya bisa terjadi erosi pada gigi dan abrasi pada gigi.

2. Warna Gigi Berubah Menguning

Warna kuning pada gigi

Bahaya minuman soda untuk gigi yang kedua adalah menyebabkan gigi menguning. Kandungan gula dari minuman soda yang menempel pada gigi lambat laun akan menyebabkan plak. Jika plak dibiarkan, gigi akan berubah menguning, bahkan coklat kehitaman.

Selain gula, minuman bersoda juga umumnya ditambahkan pewarna makanan yang minuman terlihat menarik. Kromogen adalah senyawa induk pada bahan pewarna makanan ini. Pada pewarna makanan, senyawa kromogen yang digunakan memang aman dikonsumsi. Namun, paparan jangka panjang kromogen pada gigi lambat laun juga akan menyebabkan gigi menguning.

3. Gigi Jadi Lebih Sensitif

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa gigi memiliki lapisan luar yang keras yang disebut dengan enamel. Lapisan enamel merupakan semacam baju zirah yang melindungi jaringan gigi yang lebih sensitif seperti saraf gigi. Jika lapisan ini terkikis, maka saraf gigi akan kehilangan perlindungan dan menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif.

Bagi pengidap gigi sensitif, soda adalah minuman yang benar-benar harus dihindari. Pasalnya, minuman ini mengandung dua unsur atau bahan yang dapat memicu rasa ngilu pada saraf gigi: asam dan gula. Selain itu, kedua unsur ini juga dapat mengikis lapisan enamel lebih jauh lagi, sehingga gigi terasa semakin sensitif.

4. Gigi Berlubang-lubang

illustrasi dua gigi berlubang

Selain menyebabkan gigi sensitif, lapisan enamel yang terkikis akibat mengonsumsi minuman soda juga akan membuat jaringan gigi yang lebih lunak menjadi terpapar. Paparan terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi lambat laun akan membuat gigi berlubang. Kondisi ini dapat diperparah jika kondisi kesehatan mulut tidak terjaga dengan baik.

Lapisan enamel yang terkikis dan bakteri yang ada pada gigi lama kelamaan akan membentuk karies atau karang gigi. Jika dibiarkan, karies pada gigi akan semakin memperburuk kondisi pengikisan pada enamel gigi. Jika lapisan enamel sudah habis terkikis, karies akan mengikis jaringan gigi yang lebih lunak dan menyebabkan gigi berlubang.

5. Timbul Plak Pada Gigi

Gula dari minuman soda yang menempel pada gigi, jika tidak dibersihkan dengan benar, lama-lama akan menimbulkan plak pada gigi. Banyak orang yang meremehkan pembentukan plak pada gigi. Padahal, kemunculan plak adalah awal mula pembentukan karang gigi atau karies yang akan menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan gigi dan mulut.

Bahaya yang dapat ditimbulkan oleh pembiaran plak gigi juga cukup serius. Beberapa di antaranya adalah pembentukan karies (karang gigi), menyebabkan gingivitis (iritasi gusi), hingga periodontitis (infeksi gusi). 

6. Gigi Mengalami Pengeroposan

Umumnya, pengeroposan adalah masalah kesehatan yang dialami lansia. Akan tetapi, pengeroposan gigi adalah masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh gaya hidup dan dapat menyerang siapa saja, berapapun usianya, bahkan masalah gigi ini bisa terjadi pada anak. Pengeroposan gigi biasanya ditandai dengan gigi yang mudah patah dan sensitif.

Lagi-lagi, salah satu minuman penyebab utama gigi keropos adalah konsumsi minuman soda. Paparan zat asam sitrat yang mengikis enamel gigi lambat laun akan mengikis lapisan gigi yang lebih dalam. Pengikisan atau pengeroposan gigi pun tidak dapat dihindari selama lapisan enamel gigi tidak diperbaiki dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Minuman bersoda memang minuman yang menyegarkan dan sangat cocok dinikmati di cuaca panas. Akan tetapi, mengonsumsi minuman soda secara berlebihan dapat menimbulkan masalah untuk gigi, seperti pengikisan, pengeroposan, plak, karang gigi, gigi berlubang, gigi menguning, dan gigi sensitif.

Untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh bahaya minuman soda pada gigi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter gigi. Pilihlah klinik gigi yang memiliki tenaga medis yang resmi dan profesional, dilengkapi dengan perlengkapan modern dan harga yang terjangkau seperti Axel Dental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Axel Dental adalah klinik gigi keluarga terpercaya Indonesia dengan desain modern & nyaman dan harga terjangkau. Bersama klinik kami, anda akan ditangani oleh dokter-dokter gigi terbaik dari lulusan universitas terkemuka di Jakarta.