fbpx
Article

Hati-Hati! Masalah Gigi dan Mulut Ini Fatal Jika Terus Dibiarkan!

  • Home
  • -
  • Keluhan Gigi
  • -
  • Hati-Hati! Masalah Gigi dan Mulut Ini Fatal Jika Terus Dibiarkan!
Hati-Hati! Masalah Gigi dan Mulut Ini Fatal Jika Terus Dibiarkan!

Masih banyak orang yang menganggap remeh masalah kesehatan yang timbul di gigi dan mulut. Padahal, kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu lini pertahanan pertama dari berbagai macam penyakit, terutama yang berasal dari makanan yang dikonsumsi. Jika dibiarkan tanpa perawatan yang benar, masalah gigi dan mulut ini bisa berakibat fatal!

Gigi Berlubang

Penyebab utama gigi berlubang adalah pengikisan lapisan gigi akibat reaksi kimia antara sisa makanan dengan lapisan enamel gigi. Singkatnya, sisa makanan yang menempel pada gigi akan diurai oleh aktivitas bakteri dalam mulut sehingga menimbulkan zat asam yang mengikis gigi.

Jika tidak dibersihkan, karies dapat mengikis lapisan gigi yang lebih lunak dan rentan. Untuk mengatasinya, minimal sikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan rutin di dokter gigi setiap enam bulan sekali.

Karies Gigi

Karies Gigi

Istilah karies pada gigi merujuk kepada kondisi pengikisan enamel gigi yang disebabkan oleh demineralisasi atau hilangnya mineral yang menjadi komposisi enamel. Jika dibiarkan, karies dapat berujung pada gigi berlubang dan masalah kesehatan gigi lainnya. Penyebabnya pun sama dengan gigi berlubang: aktivitas bakteri yang mengubah zat gula menjadi zat asam.

Untuk mengatasi kekurangan mineral, konsumsi makanan yang baik untuk kesehatan gigi seperti makanan yang tinggi kalsium seperti susu dan produk olahannya. Jangan lupa untuk menyikat gigi secara teratur untuk membersihkan sisa makanan dari gigi.

Gigi Menguning

Sesuai namanya, gigi menguning ini merujuk kepada perubahan warna gigi menjadi kekuningan. Bahkan, dalam beberapa kasus, warna gigi berubah menjadi kecoklatan atau bahkan menghitam. Penyebabnya bermacam-macam; rokok dan kopi sering disebut-sebut sebagai penyebab utamanya.

Untuk mengatasi gigi menguning, hentikan kebiasaan pemicunya seperti minum kopi dan merokok. Jika belum bisa benar-benar berhenti, setidaknya sikat gigi setelah selesai minum kopi atau merokok agar nikotin atau kafein yang menyebabkan gigi kuning tidak menempel terlalu lama pada gigi. Namun, jika semuanya sudah dilakukan dan gigi tetap menguning, konsultasikan ke dokter gigi untuk perawatan pemutihan gigi.

Gigi Renggang

Gigi renggang adalah kondisi di mana ada jarak antara satu gigi dengan gigi lainnya. Akibatnya, rongga mulut tidak dapat menutup sempurna.

Salah satu cara yang paling populer untuk mengatasi gigi renggang adalah dengan menggunakan behel atau kawat gigi. Konsultasikan kondisi gigi kepada dokter gigi sebelum memasang kawat gigi.

Bau Mulut

Penyebab utama bau mulut adalah aktivitas bakteri yang berlebihan pada rongga mulut. Aktivitas berlebihan ini bisa dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi hingga kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga.

Cara paling mudah dan murah dalam mengatasi dan mencegah bau mulut adalah dengan menyikat gigi setiap selesai makan. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan mouthwash yang mengandung alkohol untuk menekan perkembangan bakteri dalam rongga mulut.

Sariawan

Sariawan adalah salah satu masalah gigi dan mulut yang paling sering dialami oleh siapa pun, baik pria maupun wanita, dan usia berapa pun. Sariawan bisa disebabkan oleh infeksi jamur, luka tergigit, atau pun kekurangan vitamin C.

Untuk mencegah sariawan, konsumsi makanan dengan kandungan vitamin C tinggi seperti jeruk dan pepaya. Untuk mengobati sariawan, bisa menggunakan obat oles atau obat kumur yang kandungannya baik untuk kesehatan gigi dan mulut.

Kista Gigi

Kista gigi merujuk pada pembentukan kantong berisi cairan di sekitar gigi dan gusi akibat infeksi pada akar gigi yang mati. Secara umum, kista gigi tidak berbahaya, namun kemunculannya biasanya disertai radang pada gusi dan infeksi di sekitar kista.

Berkonsultasilah dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan kista gigi. Jika tidak terlalu parah, dokter akan meresepkan obat antibiotik dan antinyeri untuk gigi. Kondisi yang cukup parah mungkin membutuhkan tindakan operasi.

Periodontitis

Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada infeksi pada gusi. Masalah ini tidak bisa dianggap remeh. Jika dibiarkan, infeksi bisa menyebabkan kerontokan gigi.

Menjaga kebersihan area mulut dan gigi adalah pencegahan periodontitis yang paling efektif. Jika sudah terlanjur mengalami gejala periodentitis, segera berobat ke dokter gigi sebelum infeksinya semakin parah.

Gigi Terkikis

Gigi terkikis atau erosi gigi hampir sama dengan karies. Bedanya, yang terkikis sudah bukan lapisan enamel lagi, melainkan gigi secara keseluruhan. Penyebabnya hampir sama dengan karies, yaitu paparan zat asam dalam jangka waktu lama.

Selain erosi, gigi juga bisa mengalami abrasi. Abrasi gigi adalah pengikisan secara mekanis. Penyebabnya bisa dari penggunaan sikat gigi yang salah. 

Gigi Sensitif

Gigi sensitif merujuk pada rasa nyeri yang dirasakan saat mengonsumsi makanan, biasanya yang terlalu panas atau dingin. Penyebab dari gigi sensitif biasanya karena karies, gigi berlubang, erosi, atau masalah lain yang memaparkan saraf gigi.

Cara mengatasinya adalah menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif. Kurangi juga konsumsi makanan yang bisa memicu pengikisan pada gigi, seperti makanan/minuman tinggi gula atau asam.

Kesehatan gigi dan mulut harus menjadi perhatian utama bagi masyarakat. Pasalnya, masalah gigi dan mulut yang dibiarkan akan berdampak pada kondisi kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Jadi, jaga kesehatan mulut dan gigi dan rutin periksa ke dokter gigi profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *